Skip to main content

Sejarah K3



SEJARAH K3
                   Pada jaman dahulu K3 sudah mulai ada dimulai pada waktu zaman prasejarah yaitu pada saat mereka melakukan pekerjaan maka mereka membuat beberapa simbol untuk menjamin keselamatan mereka.
   K3 seterusnya ada pada zaman mesir kuno yaitu pada saat terjadi kerja raksasa atau kerja rodi yang akhirnya mereka membuat beberapa simbol agar pekerja dapat terjamin keselamatan dengan memberi simbol K3 yang masih dalam sederhana.

K3 mulai berkembang pada waktu orang eropa mulai melakukan perlayaran keberbagai daerah maka mereka membuat beberapa simbol agar mereka selamat dalam pelayaran contohnya simbol berbentuk X  yang artinya daerah yang tidak dapat dilewati kapal.
Seterusnya K3 mulai berkembang pesat pada masa moderen di amerika serikat yaitu pekerjaan membuat alat-alat yang membantu manusia seperti robot, pesawat, nuklir, dan alat berat lainnya akhirnya beberapa ahli membuat beberapa simbol yang membantu para pekerja untuk terjamin keselamatannya dan mulai saat itulah K3 memiliki simbol yaitu:
















Simbol K3 terus dipakai oleh seluruh masyarakat diseluruh dunia seperti seorang ahli bernama Bernardino ramazzini( 1664-1714) dari Universitas modena di Italia yang menulis referensi K3 yang masih digunakan sampai sekarang buku itu berjudul Discourse on the diseases of workers    (Penanggulangan masalah dalam pekerjaan ) buku itu lebih banyak ditunjuk kepada pada dokter karena jarang dokter-dokter yang dulu mendiagnosa penyakit pasien dengan benar bahkan karena mereka tidak efektif dalam bekerja bisa-bisa pasien tewas karena pendiagnosa penyakit yang tidak efektif maka Bernardino ini membuat beberapa model cara bekerja dengan selamat, aman, dan sehat.

Pada akhirnya pada tahun 1950-an perkembangan dimulai dengan teori heinrich yang meneliti penyebab-penyebab kecelakaan dalam pekerjaan disebabkan karena kelalaian atau disimimpulkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh ulah manusia.
                   Sehinga pada akhirnya dibuatlah rambu-rambu lalulintas di jalan untuk menjamin keselamatan pengemudi maupun penjalan kaki.
                   K3 sampai sekarang msih terus dipegang teguh oleh pekerja baik dalam segi pekerjaan.

Comments

Popular posts from this blog

Dasar-dasar Pemrorgraman Website

Website adalah kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk mempublikasikan informasi berupa teks, gambar dan program multimedia lainnya berupa video, tulisan gerak, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu sehingga membentuk sebuah informasi yang saling berkaitan. untuk membuat halaman-halaman website ini saling terkait antara satu halaman dengan halaman yang lain yang sering disebut sebagai hyperlink . Web browser yang   menampilkan informasi ke komputer dengan interpreting adalah menggunakan bahasa pengkodean HTML.

7 Benda Peninggalan Leluhur Nias

Peninggalan para nenek moyang Nias banyak kita temui namun terdapat juga orang yang belum mengenal apa peninggalan leluhur Nias. Berikut ini ALLNEWS merangkum 7 Benda Peninggalan Leluhur Nias: Balatu Gari, balatu gari adalah sebuah pedang nenek moyang kita yang terbuat dari besi yang diasah dengan baik berukuran 1 meter lebih. Lompat Batu, peninggalan ini adalah salah satu yang masih di lestarikan di wilayah Nias Selatan khususnya Bawomataluo. Lompat batu ini berfungsi untuk melatih anak-anak muda untuk siap bertarung atau berperang pada masa dulu. Rumah Adat Nias, ini adalah sebuah peninggalan nenek moyang kita yang sangat dikagumi dimana rumah adat pulau Nias ini dibentuk menggunakan kayu yang sangat besar dan tanpa menggunakan paku untuk membangunnya. Baju Adat Nias, baju adat ini sangat beragam. Ada yang khusus untuk perempuan ada juga khusus untuk laki-laki, namun semua baju adat Nias ini dibentuk dengan oranamen-ornamen Nias. Baluse adalah perisai yang terbuat dari kau yang keras...